2 Rumah dengan Halaman Asri Bertahan dari Gusuran di Tengah Proyek Gedung Singapura

Djairan
Rumah bertahan dari gusuran proyek gedung Singapura (Foto: BBC)

"Saya tidak akan pernah menjualnya, tidak peduli berapa banyak uang yang ditawarkan,” ujar pemilik salah satu rumah berusia 60 tahun, dikutip dari BBC, Senin (11/1/2021).

"Saya menjadikan ruang terbuka di depan rumah sebagai taman. Saya juga memelihara ikan dan burung. Saya duduk di sini di pagi hari saat penduduk kota mulai bangun. Saya tidak bisa menemukan lagi rumah seperti ini sekarang. Ini adalah tanah kami," kata dia, menambahkan.

Dua rumah "anti gusur" itu mengubah rencana awal pengembang dalam mendesain bangunan mereka. Perusahaan properti berencana membangun kondominium, namun terpaksa merelakan desain awal yang tak mungkin diwujudkan karena keberadaan rumah tersebut.

Alasan sang pemilik untuk bertahan didasasrkan pada prinsip tanah hak milik yang sangat berharga di Singapura. Ruang dalam bentuk apa pun sangat bernilai di negara di mana setiap kilometer persegi dihuni rata-rata 8.000 penduduk itu.

Ruang tetap menjadi kendala di Singapura meskipun selama bertahun-tahun melakukan reklamasi, memperluas daratannya lebih dari 20 persen sejak merdeka pada 1965.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Asap Karhutla Kalimantan Bisa Terbawa sampai Malaysia-Singapura

2 hari lalu

Kabut Asap dan Panas, Masjid-Masjid di Singapura Persingkat Pelaksanaan Salat Jumat

3 hari lalu

Asap Karhutla Ganggu Malaysia-Singapura, BNPB Minta Jangan Saling Menyalahkan

4 hari lalu

10.300 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta bakal Dibedah, di Mana saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal