2 Tentara Thailand Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata saat Patroli

Anton Suhartono
Pasukan keamanan Thailand berjaga di lokasi serangan bom di Provinsi Pattani pada September 2017 (Foto: AFP)

Konflik berdarah di Thailand Selatan sudah berlangsung lama. Penduduk di sana didominasi etnis Melayu muslim yang menuntut otonomi seluas-luasnya.

Mereka menuduh pemerintah menciptakan budaya yang berbeda dengan kebiasaan yang dianut masyarakat muslim.

Pemberontakan terakhir pecah pada 2004, ditandai dengan penembakan dan serangan bom yang menyebabkan warga sipil, baik muslim maupun penganut Budha, menderita.

Kelompok militan utama adalah Barisan Revolusi Nasional. Sejak junta militer mengambil alih pemerintahan pada 2014, serangan dalam skala besar berkurang, karena militer memperketat pengamanan dan gencar melakukan penangkapan.

Pada 2017, konflik antara militan dan militer telah menewaskan 235 orang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Penembakan Sekolah Thailand, Pelaku Suka Main Game Kekerasan Pelajari Serangan Serupa di AS

9 jam lalu

Korban Tewas Penembakan Sekolah Thailand Jadi 9 Orang, Pelaku Juga Bunuh Kakek-Neneknya

2 hari lalu

Korban Tewas Penembakan di Sekolah Thailand Jadi 6 Orang, 3 Guru dan 3 Siswa

2 hari lalu

Penembakan di Sekolah Thailand, 2 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal