2 Warga Amerika Ini Ditangkap karena Dugaan Makar, Hendak Gulingkan Presiden

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi penahanan orang di penjara. (Foto: AFP)

Saab mengatakan, Guaido telah menandatangani kontrak dengan mantan prajurit pasukan khusus AS Jordan Goudreau, yang dihubungkan dalam beberapa laporan pers pekan lalu dengan upaya untuk menjatuhkan Maduro.

Goudreau adalah pria kelahiran Kanada, seorang veteran Irak dan Afghanistan. Dia dituduh melatih pasukan tentara bayaran untuk menyerang Venezuela—yang dibubarkan setelah Pemerintah Kolombia menyita pengiriman senjata untuk kelompok itu.

Saab juga membagikan di media sosial sebuah video Goudreau, yang sekarang menjalankan perusahaan keamanan swasta bernama Silvercorp USA, di mana mantan prajurit itu mengklaim operasi terhadap rezim Maduro sedang berlangsung.

Tim media Guaido merilis pernyataan pada Senin (4/5/2020) yang menyangkal tuduhan penguasa Venezuela itu. Dia menegaskan, pihaknya tidak memiliki perjanjian dengan perusahaan keamanan swasta mana pun.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan

57 tahun lalu

AS Berhenti Serang Iran, Trump Beri Instruksi Lanjutkan Perundingan

57 tahun lalu

Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!

57 tahun lalu

Trump: Gencatan Senjata dengan Iran Berakhir tapi Negosiasi Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal