2 Warga Amerika Ini Ditangkap karena Dugaan Makar, Hendak Gulingkan Presiden

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi penahanan orang di penjara. (Foto: AFP)

Saab mengatakan, Guaido telah menandatangani kontrak dengan mantan prajurit pasukan khusus AS Jordan Goudreau, yang dihubungkan dalam beberapa laporan pers pekan lalu dengan upaya untuk menjatuhkan Maduro.

Goudreau adalah pria kelahiran Kanada, seorang veteran Irak dan Afghanistan. Dia dituduh melatih pasukan tentara bayaran untuk menyerang Venezuela—yang dibubarkan setelah Pemerintah Kolombia menyita pengiriman senjata untuk kelompok itu.

Saab juga membagikan di media sosial sebuah video Goudreau, yang sekarang menjalankan perusahaan keamanan swasta bernama Silvercorp USA, di mana mantan prajurit itu mengklaim operasi terhadap rezim Maduro sedang berlangsung.

Tim media Guaido merilis pernyataan pada Senin (4/5/2020) yang menyangkal tuduhan penguasa Venezuela itu. Dia menegaskan, pihaknya tidak memiliki perjanjian dengan perusahaan keamanan swasta mana pun.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ayah Meghan Markle Ditangkap, Diduga Simpan Materi Pelecehan Seksual Anak

2 hari lalu

AS Keluarkan Peringatan Perjalanan bagi Warganya di Timur Tengah, Segera Serang Iran?

23 jam lalu

Saham Teknologi Berguguran, Kekayaan Elon Musk Anjlok Rp1.449 Triliun

24 jam lalu

AS Gelar Sayembara Rp360 Miliar bagi Siapa Saja yang Beri Informasi Nuklir Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal