2 Warga Iran Meninggal akibat Virus Korona, Pertama di Timur Tengah

Anton Suhartono
Penjual masker mulai marak di kota Teheran menyusul masuknya kasus virus korona di negara itu (Foto: AFP)

Qom merupakan kota pusat studi dan pariwisata Syiah yang menjadi daya tarik di kawasan.

Menyusul pengumuman ini, otoritas Irak menghentikan perjalanan menuju dan dari Iran. Warga Iran dilarang masuk Irak sampai pemberitahuan lebih lanjut. Sementara warga Irak diperbolehkan masuk, meski harus menjalani pemeriksaan terlebih dulu.

Bahkan pejabat kementerian kesehatan Irak mengatakan, ada kemungkinan warganya yang baru datang dari Iran menjalani karantina selama 14 hari.

"Orang Iran dilarang memasuki (Irak)," kata pejabat itu.

Penutupan perbatasan ini diambil menyusul reaksi desakan dari warga di perbatasan.

Warga Irak memenuhi komentar di media sosial menggunakan tagar 'tutup perbatasan'.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada

3 jam lalu

Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?

4 jam lalu

Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran

6 jam lalu

Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal