23 Spesies di AS Dinyatakan Punah, Kelompok Burung Paling Banyak

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan terakhir burung pelatuk paruh gading yang terdokumentasikan di Amerika Serikat pada 1944. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Sebanyak 23 spesies di AS dinyatakan punah, Rabu (29/9/2021). Hampir setengah dari mereka adalah kelompok burung atau unggas (aves).

Burung pelatuk paruh gading, yang penampakan terakhirnya dikonfirmasi hampir 80 tahun yang lalu, menjadi salah satu dari 23 spesies yang dinyatakan punah itu. Burung itu sebelumnya masuk klasifikasi satwa yang dilindungi di bawah UU federal Amerika Serikat.

Burung pelatuk paruh gading dan beberapa spesies lain sejatinya telah punah secara fungsional sejak beberapa dekade lalu. Namun, baru kali ini kepunahan mereka semua diumumkan secara resmi dan dihapus dari daftar spesies terancam punah—menjadikannya jumlah spesies paling banyak yang dinyatakan punah dalam satu waktu di AS.

Para ilmuwan pun telah memperingatkan bahwa perubahan iklim yang disebabkan oleh ulah manusia dan perusakan habitat dapat membuat kepunahan satwa seperti itu lebih sering terjadi.

“Dengan perubahan iklim dan hilangnya kawasan alami yang mendorong semakin banyak spesies ke jurang (kepunahan), sekaranglah saatnya untuk meningkatkan upaya proaktif, kolaboratif, dan inovatif untuk menyelamatkan satwa liar Amerika,” kata Menteri Dalam Negeri AS, Deb Haaland, dikutip Reuters, hari ini.

Dari 23 spesies yang bakal dihapus dari daftar makhluk hidup terancam punah itu, 11 di antaranya berasal dari kelompok burung, delapan kerang air tawar, dua jenis ikan, satu kelelawar buah, dan satu tanaman berbunga dari keluarga mint.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Aktivis Pro Palestina: Perang Kemungkinan Berakhir, Ancaman Iran Bikin AS Ketar-ketir!

Internasional
11 jam lalu

Menlu Araghchi: Iran Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel

Internasional
12 jam lalu

AS Klaim Hancurkan 80% Peluncur Rudal Iran tapi Serangan ke Israel Justru Makin Ganas

Internasional
14 jam lalu

Trump Sebut Operasi Militer ke Iran Bisa Segera Selesai: Militer AS Terlalu Kuat

Internasional
15 jam lalu

Militer AS Akan Kawal Kapal-Kapal Tanker Lintasi Selat Hormuz, Iran: Kami Tunggu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal