3 Fakta Pembunuhan Muslim di Prancis, Sadis Ditikam Puluhan Kali Saat Salat di Masjid

Zulhilmi Yahya
Fakta-fakta pembunuhan Muslim di Prancis, korban ditikam 40 sampai 50 kali saat salat (Foto: AP)

Olivier merupakan pria kelahiran Prancis pada 2004 dan tercatat tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya.

Meski demikian, serangannya menunjukkan kebencian mendalam terhadap Islam. Hal ini terlihat dari aksinya merekam kejadian menggunakan ponsel sembari menghujat agama Islam.

2. Pelaku Menyerahkan Diri di Italia

Setelah melakukan pembunuhan brutal pada 25 April 2025 di Masjid Hatice, La Grand-Combe, Olivier melarikan diri dan menjadi buronan. Namun, dua hari kemudian, ia menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Pistoia, Italia.

Kementerian Dalam Negeri Prancis mengonfirmasi bahwa Olivier menyerahkan diri pada Minggu malam waktu setempat dan saat ini dalam proses ekstradisi ke Prancis. 

Meski motif pastinya masih diselidiki, ada dugaan kuat bahwa pelaku memiliki kaitan dengan kelompok supremasi kulit putih.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Macron Sindir Trump soal Gaza di Sidang Umum PBB: Ada yang Bilang Perdamaian Telah Dicapai

8 hari lalu

Belasan Ribu Polisi Prancis Demonstrasi, Tuntut Kenaikan Gaji

11 hari lalu

Mengharukan, Dedi Mulyadi Akan Bangun Masjid Kanaya untuk Mengenang Kanaya Whu

12 hari lalu

Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik

16 hari lalu

Geger! Karya Seni Rp151 Miliar Dicuri dari Museum Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal