32 Warga Kuba Tewas akibat Serangan AS ke Venezuela termasuk Pengawal Presiden Maduro

Anton Suhartono
Pemerintah Kuba mengungkap 32 warganya tewas dalam serangan Amerika Serikat ke Venezuela (Foto: AP)

HAVANA, iNews.id - Pemerintah Kuba mengungkap 32 warganya tewas dalam serangan Amerika Serikat (AS) ke Ibu Kota Karakas, Venezuela, Sabtu (3/1/2026). Para korban itu termasuk personel pasukan keamanan yang mengawal Presiden Nicolas Maduro.

Pemerintah Kuba menjelaskan, pasukan keamanan yang tewas dalam serangan AS sedang menjalankan tugas negara untuk membantu Venezuela, khususnya Presiden Maduro.

"Sebagai akibat dari serangan kriminal yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat terhadap Republik Bolivarian Venezuela pada 3 Januari 2026 pagi, 32 warga Kuba yang menjalankan misi atas nama Angkatan Bersenjata Revolusioner dan Kementerian Dalam Negeri atas permintaan otoritas terkait negara Amerika Selatan tersebut tewas dalam pertempuran," bunyi pernyataan pemerintah, dikutip Senin (5/1/2026).

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump melontarkan peringatan keras terhadap Kuba. Dia menuding banyak warga Kuba direkrut menjadi pengawal Presiden Maduro, bahkan disebut berperan sebagai agen intelijen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Direktur CIA Temui Bos Intelijen Rusia, Trump: Bukan untuk Beri Peringatan

22 jam lalu

Rusia Dukung Iran Perang Lawan AS, Presiden Pezeshkian Berterima Kasih ke Putin

23 jam lalu

Iran Ancam Negara-Negara Timur Tengah yang Bantu AS: Akan Kami Balas dengan Dahsyat

1 hari lalu

Presiden Iran Tawarkan AS Berdamai Lagi: Kembalilah ke MoU!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal