“Mayoritas orang yang terinfeksi Covid-19 sejauh ini, menelepon kembali bahwa mereka telah mendapat antibodi di dalam aliran darah mereka,” ujar Wakil Kepala Medis Inggris, Jonathan Van-Tam, saat konferensi pers harian di London, Senin (4/5/2020) waktu setempat, dikutip Reuters.
“Secara umum, orang-orang itu mendapat antibodi. Pertanyaan selanjutnya yaitu, apakah antibodi itu melindungi mereka dari infeksi lebih lanjut. Dan kita belum memiliki waktu cukup lama meneliti penyakit ini untuk mengetahui jawaban pastinya,” tuturnya.
Data yang dihimpun laman Worldometer menunjukkan, sudah ada 3.660.829 penduduk dunia terinfeksi virus corona sampai petang ini. Dari jumlah itu, 252.682 orang di antaranya meninggal dunia. Sementara, 1.204.210 orang dinyatakan sembuh dari wabah asal Wuhan, China itu.