32.000 Orang di Inggris Meninggal terkait Covid-19, Tertinggi di Eropa

Antara
Ahmad Islamy Jamil
Kota London di Inggris (ilustrasi). (Foto: AFP)

“Mayoritas orang yang terinfeksi Covid-19 sejauh ini, menelepon kembali bahwa mereka telah mendapat antibodi di dalam aliran darah mereka,” ujar Wakil Kepala Medis Inggris, Jonathan Van-Tam, saat konferensi pers harian di London, Senin (4/5/2020) waktu setempat, dikutip Reuters.

“Secara umum, orang-orang itu mendapat antibodi. Pertanyaan selanjutnya yaitu, apakah antibodi itu melindungi mereka dari infeksi lebih lanjut. Dan kita belum memiliki waktu cukup lama meneliti penyakit ini untuk mengetahui jawaban pastinya,” tuturnya.

Data yang dihimpun laman Worldometer menunjukkan, sudah ada 3.660.829 penduduk dunia terinfeksi virus corona sampai petang ini. Dari jumlah itu, 252.682 orang di antaranya meninggal dunia. Sementara, 1.204.210 orang dinyatakan sembuh dari wabah asal Wuhan, China itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Health
7 jam lalu

Kasus Kanker Payudara di Indonesia Lebih Tinggi dari Inggris, Ini Penyebabnya

Internasional
2 hari lalu

Polisi Inggris Geledah Rumah Mantan Pangeran Inggris Andrew terkait Kasus Epstein

Nasional
3 hari lalu

Prabowo Target 15.000 Insinyur RI Kuasai Teknologi Chip

Nasional
3 hari lalu

RI Teken Kerja Sama Semikonduktor dengan Perusahaan Inggris, Target Kuasai Teknologi Chip Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal