360 Gajah Afrika Mati Misterius di Bostwana, Disebabkan Covid-19?

Arif Budiwinarto
Bangkai gajah Afrika di Bostwana yang mati misterius (foto: CNN)

Jika tak segera ditemukan apa penyebabnya, McCann mengkhawatirkan muncul ancaman kesehatan lainnya dari binatang liar ke manusia. Apalagi, Bostwana belum lama ini membatalkan larangan perburuan gajah untuk diambil gadingnya yang sudah diberlakukan pada 2014.

"Meskipun ratusan gading masih ada di tubuh gajah-gajah mati tersebut, tetapi ini menjadi magnet bagi para penjahat."

"Apa yang ingin saya tekankan adalah ini berpotensi menjadi krisis kesehatan masyarakat," lanjutnya.

Bostwana merupakan rumah bagi 130.000 gajah Afrika, jumlah itu jadi yang terbanyak dibandingkan negara lainnya di benua Afrika. Sebanyak 10 persen dari populasi gajah Afrika di Bostwana hidup di Delta Okavango.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Nasional
22 hari lalu

DPR Usul Rute Penerbangan Haji 2026 Lewat Afrika, Ini Kata Kemenhaj

Health
25 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Internasional
31 hari lalu

Diakui sebagai Negara Merdeka, Somaliland Tunjuk Duta Besar untuk Israel 

Internasional
2 bulan lalu

Kapal Migran Terbalik di Libya, 53 Orang Dikhawatirkan Tewas termasuk 2 Bayi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal