Empat Orang Jadi Korban Bom Jeddah, Salah Satunya Pejabat Kedubes Yunani

Arif Budiwinarto
Ilustrasi ledakan bom. (foto: ist)

Menlu Prancis berada di lokasi ledakan

Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian, yang berada di lokasi saat ledakan terjadi mengutuk aksi teror tersebut.

"Prancis mengutuk keras aksi pengecut dan penyerangan yang tidak dibenarkan ini," ucapnya dikutip dari AFP.

Bulan lalu, seorang warga Saudi dengan pisau melukai seorang penjaga di konsulat Prancis di Jeddah pada hari yang sama ketika seorang pria bersenjatakan pisau membunuh tiga orang di sebuah gereja di Nice di Prancis selatan.

Ledakan bom hari ini terjadi saat Presiden Prancis Emmnuel Macron menjadi sasaran kemarahan sebagian besar Muslim dunia karena ucapannya yang bertekad melawan radikalisme Islam. Macron dalam sejumlah kesempatan menegaskan komitmennya menjunjung tinggi kebebasan berekspresi warga negaranya.

Pernyataan orang nomor satu Prancis itu kemudian dihubungkan dengan dukungannya pada penerbitan karikatur Nabi Muhammad yang dicetak majalah satir Charlie Hebdo.

Sikap Macron memicu kemarahan Muslim dunia, memicu protes di beberapa negara di mana fotonya dibakar, dan kampanye untuk memboikot produk Prancis.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
1 hari lalu

Arab Saudi Temukan "Harta Karun" di Madinah, Apa Itu?

1 hari lalu

Ini Isi Pernyataan Lengkap Mufti Agung Arab Saudi Serukan Jihad Lawan Kelompok Houthi

2 hari lalu

Makkah Diserang, Mufti Agung Arab Saudi Keluarkan Seruan Jihad Lawan Kelompok Houthi

4 hari lalu

Kota Makkah Diserang, Raja Salman Sebut Houthi Teroris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal