462 Warga Sipil Myanmar Tewas Ditembak, Joe Biden: Keterlaluan

Djairan
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. (Foto: Reuters).

Negara-negara lain termasuk Amerika Serikat (AS), Inggris, Jerman dan Uni Eropa (UE) kembali mengutuk kekerasan tersebut. "Ini mengerikan, benar-benar keterlaluan," kata Presiden AS Joe Biden kepada di Delaware.

Selain itu, sebanyak 3.000 penduduk desa Myanmar dilaporkan melarikan diri ke Thailand setelah jet militer membom wilayah pemukiman etnis minoritas tertua Myanmar, Persatuan Nasional Karen (KNU) dan menewaskan tiga warga sipil.  

"Tolong, biarlah ini menjadi masalah internal mereka (Myanmar). Kami tidak ingin ada eksodus, maupun evakuasi ke wilayah kami, tetapi kami juga tidak mengabaikan hak asasi manusia (HAM)," ujar Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan Ocha di Bangkok.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Bela Kesepakatan Solar dengan Rusia, Zelensky Murka: Putin Dapat Duit untuk Perang!

1 hari lalu

Trump: Iran Negara Gagal

1 hari lalu

Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi, Ini Penjelasan soal Benjolan di Paru-parunya

2 hari lalu

Sadis, Pria di AS Tembak Mati 7 Anggota Keluarga termasuk Perempuan Hamil dan 2 Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal