5 Fakta Bom di Kabul Tewaskan Puluhan Orang, Amerika Bersumpah Balas Dendam

Anton Suhartono
Ledakan bom bunuh diri di Kabul menewaskan 60 warga sipil dan 13 tentara AS (Foto: Reuters)

Disebutkan serangan itu ditujukan bagi pasukan AS serta penerjemah dan orang yang bekerja untuk Negeri Paman Sam. 

Kepala Pusat Komando AS Frank McKenzie mengatakan, sedikitnya 13 pasukannya tewas dalam serangan tersebut serta 18 lainnya luka-luka.

3. Taliban Kecam Bom Bunuh Diri 

Taliban mengecam bom bunuh diri disertai penembakan di dua lokasi dekat bandara Kabul. Pejabat Taliban Abdul Qahar Balkhi mengatakan, serangan terhadap warga sipil yang tak bersalah merupakan aksi terorisme yang harus dikecam seluruh dunia. 

Anggota Taliban turut menjadi korban karena saat kejadian berjaga di pintu gerbang bandara. Dia juga menyayangkan perkumpulan pasukan asing di bandara yang memicu serangan. Balkhi yakin begitu bandara kosong serangan bom bunuh diri tak akan terjadi lagi.

"Begitu situasi bandara terkendali dan pasukan asing pergi, kita tidak akan mendapati  serangan seperti itu lagi. Akibat kehadiran pasukan asing, serangan seperti itu terjadi," kata Balkhi, kepada stasiun televisi Turki, TV Haberturk.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

Menhan AS Pete Hegseth Tawarkan Kerja Sama Pertahanan Ambisius ke ASEAN

1 hari lalu

Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS: Tak Perlu Presiden Lagi, Cukup Gubernur

1 hari lalu

Bengkak, Biaya Perang AS Lawan Iran Jadi Rp854 Triliun

1 hari lalu

Trump: Venezuela Bisa Jadi Negara Bagian ke-51 AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal