5 Orang Tewas akibat Baku Tembak di Kashmir

Nathania Riris Michico
Tentara India memantau barak militer setelah serangan oleh gerilyawan di Gingal Uri, sekitar 90 km di utara Srinagar di Jammu dan Kashmir. (Foto: AFP/Rouf Bhat)

Pihak pemerintah India saat ini membatasi pergerakan beberapa kendaraan di India. Hal ini bertujuan untuk mengurangi peristiwa yang tidak diinginkan. Sebab, akhir-akhir ini sejumlah pemberontak menyerukan pemogokan.

"Pembatasan diberlakukan sebagai tindakan pencegahan untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan," kata polisi.

Sebelumnya, serangan bom bunuh diri di Kashmir pada Kamis (14/2) terjadi saat polisi paramiliter India tengah melakukan konvoi. Meski kelompok JeM mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, namun India menuduh Pakistan karena menyembunyikan kelompok itu. Pakistan membantah tuduhan itu.

Aksi serangan itu membuat ketegangan antara India dan Pakistan meningkat. Pakistan pun menarik duta besarnya untuk India, untuk meminta masukan pasca serangan bom tersebut.

India juga sudah menyerukan akan membalas dendam atas serangan itu. Seruan itu disampaikan salah satunya melalui media sosial.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
6 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Hadiri KTT BRICS 2026 di India

6 hari lalu

KTT BRICS 2026, Prabowo Bicara Posisi Indonesia di Cincin Api dan Ancaman Perubahan Iklim

6 hari lalu

Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tak Ingin Didikte Kekuatan Mana pun

7 hari lalu

Momen Prabowo, Putin hingga Xi Jinping Tanam Pohon Banyan di Sela KTT BRICS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal