Sebelum cadangan minyak ditemukan pada 1950-an, negara ini mengandalkan sektor pertanian, perikanan, dan mutiara sebagai sumber ekonomi negara.
Saat ini, Uni Emirat Arab merupakan negara terkaya nomor tiga di Asia dan ketujuh di dunia, dengan PDB per kapita sekitar $74,240.
Ekonomi Uni Emirat Arab juga semakin terdiversifikasi. Di luar sektor hidrokarbon yang secara tradisional dominan, terdapat sektor lain seperti perdagangan dan keuangan, serta konstruksi dan pariwisata, yang merupakan industri utama.
Macau termasuk negara yang merupakan wilayah administrasi khusus dari China. Macau memiliki nama resmi Macao Special Administrative Region (SAR) of the People’s Republic of China.
Macau menempati urutan keempat sebagai negara terkaya di Asia dengan PDB per kapita sebesar $67,470. Dijuluki sebagai Las Vegas Asia, perekonomian Macau sebagian besar ditopang oleh pariwisata terkait perjudian serta ekspor pakaian jadi.
Brunei Darussalam memiliki PDB per kapita sebesar $65.670. Sumber kekayaan negara ini adalah dari cadangan minyak dan gas alam yang sangat melimpah. Bahkan kekayaan Sultan Brunei diperkirakan sekitar $28 miliar atau 50 kali lipat dari kekayaan Ratu Elizabeth dari Inggris.
Wilayah China lainnya yang masuk daftar negara terkaya di Asia adalah Hong Kong yang memiliki PDB per kapita $65.400.
Hong Kong merupakan pusat keuangan paling terkemuka di Asia dan memegang predikat sebagai tempat terbaik untuk mengakses pasar China yang sangat besar.
Itulah daftar 6 negara paling kaya di Asia. Semoga Indonesia bisa menyusul jejak negara-negara tersebut.