"Sebagian besar korban ditembak. Kami menemukan sebuah magasin yang kosong di tempat kejadian," kata sumber.
Identitas para penyerang belum diketahui, namun serangan itu terencana, Mereka sempat bersembunyi di semak-semak menunggu kedatangan rombongan.
Sejauh ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab.
Di Paris, istana kepresidenan mengonfirmasi warganya menjadi korban tewas dalam serangan tersebut, namun ak menyebutkan jumlahnya.
Kelompok lembaga bantuan Prancis, Acted, juga mengonfirmasi beberapa stafnya menjadi korban tewas. Mereka sedang berwisata di lokasi saat penembakan terjadi.
"Di antara delapan orang yang tewas di Niger, beberapa di antaranya merupakan staf Acted," kata pengacara lembaga bantuan, Joseph Breham.
Serangan diyakini sebagai yang pertama terhadap turis Barat di daerah yang menjadi tujuan wisata populer para turis itu. Lokasi tersebut terkenal dengan populasi jerapah Niger atau Afrika Barat yang unik.