7 Fakta Sealand Negara Terkecil di Dunia, Sempat Akan Dijual Rp14 Triliun

Anton Suhartono
Sealand, negara terkecil di dunia (Foto: Narratively)

3. Berdiri sebagai Kerajaan pada 1967

Meski sudah mengklaim sebagai negara, Roy baru meresmikan sistem pemerintahan setahun kemudian. Dia mendeklarasikan Sealand sebagai kerajaan pada 2 September 1967. Saat itu dia ditemani sang istri, Joan, kedua anak mereka, Michael (saat itu 14 tahun) dan Penelope (16), serta beberapa teman. 

Berdirinya negara ditandai dengan pengibaran bendera. Sang istri Joan diangkat menjadi Putri Joan.

4. Tidak Diakui PBB

Sealand tidak diakui oleh PBB sebagai negara resmi maupun berdaulat. Padahal secara de facto Sealand diakui oleh Inggris dan Jerman. 

Alasannya, konvensi PBB tentang Hukum Laut menyatakan fasilitas buatan, instalasi, dan bangunan di atas laut tak bisa disebut pulau. Mereka juga tidak memiliki wilayah teritorial sendiri.

Keberadaannya juga tidak memengaruhi penetapan batas laut teritorial, zona ekonomi eksklusif (ZEE), atau landas kontinen.

5. Pemberontakan oleh Teman

Sealand semakin dikenal saat itu, memicu ketertarikan orang untuk memilikinya. Pada 1978, seorang pengusaha Jerman yang juag rekan bisnis Roy, Alexander Achenbach, mencoba untuk merebut Sealand.

Saat itu Roy tidak setuju dengan rencana Achenbach mengubah Sealand menjadi hotel mewah. Achenbach pun mengirim sekelompok orang bersenjata ditemani oleh seorang pengacara yang memiliki paspor Sealand ke Fort Roughs. Para pelaku menculik putra Roy, Michael, dan merebut Fort Roughs. Saat itu Roy dan istrinya sedang berada di Inggris. Michael dibebaskan setelah 3 hari. 

Roy kemudian mengutus lima orang bersenjata untuk merebut kembali negaranya. Anak buah Achenbach menyerah dan pergi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 hari lalu

Aktivis Greta Thunberg Ditangkap di Inggris saat Demo Pro-Palestina, Dijerat UU Terorisme

Nasional
10 hari lalu

KBRI London Adukan Bonnie Blue ke Pemerintah Inggris Buntut Hina Bendera Merah Putih

Internasional
20 hari lalu

Raja Charles Umumkan Perkembangan Pengobatan Kanker

Internasional
31 hari lalu

Raja Charles Sampaikan Duka Cita untuk Korban Banjir di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal