7 Fakta Wabah Virus Korona di China, AS Ikut Kalang-Kabut

Felldy Aslya Utama
Petugas medis mengenakan pakaian lengkap bersiap mengevakuasi korban terjangkit virus korona di Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020). (Foto: AFP).

"Virus dan penyakit lain yang bersamaan itu saling memperberat. Kalau kasus tunggal karena penyakit (virus korona) itu saja menyebabkan korban meninggal, itu belum dilaporkan," tutur Daeng di Jakarta, Minggu (26/1/2020).

Berikut 7 Fakta Wabah Virus Corona

1. Muncul Pertam Kali di Wuhan Akhir 2019.
Wabah korona pertama kali terdeteksi pada akhir Desember 2019 di Wuhan, kota pusat industri dan transportasi berpenduduk 11 juta jiwa. Virus korona merupakan keluarga virus yang mencakup flu biasa. Namun, virus ini belum pernah terdeteksi sebelumnya, sehingga disebut 2019-nCov.

2. Diduga dari Kelelawar.
Berdasarkan laporan Buletin Sains China, sup kelelawar diduga sebagai pemicu munculnya virus korona baru ini. Sup kelelawar merupakan salah satu makanan populer masyarakat Wuhan.

Virus korona memiliki kemiripan dengan sindrom pernapasan akut atau SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) yang menewaskan ratusan orang di China daratan dan Hong Kong pada 2002-2003.

Untuk diketahui, Wabah SARS dimulai pada kelelawar dan dipindahkan ke luwak yang kemudian menular pada manusia. Virus baru ini juga menyebabkan infeksi pernafasan akut yang parah.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
5 jam lalu

Bela Iran, China Kecam Perang Ekonomi AS: Tak Menyelesaikan Masalah

5 jam lalu

Trump Sebut Iran Sekarat: Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji Tentara

8 jam lalu

Berburu Hewan yang Dilindungi di Papua, Pasutri asal China Diusir dari Indonesia

9 jam lalu

Trump: Jika AS Dipimpin Presiden Cerdas, Kim Jong Un Akan Berlaku Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal