Selain itu, kamu juga bisa berkunjung di Division Leap yang merupakan toko buku langka spesialis puisi, materi kontra-budaya, dan buku seni. Mother Foucault yang memiliki banyak buku tentang politik dan filsafat dalam lusinan bahasa berbeda juga tak boleh dilewatkan.
Pencinta buku manapun tidak akan dapat menemukan kota dengan sejarah sastra yang jauh lebih banyak daripada Paris. Di sana, kamu bisa berkunjung ke toko buku Shakespeare & Company yang bersejarah.
Kemudian, kamu bisa mengambil salinan Paris Review dan menikmati minuman di La Closerie de Lilas yang menjadi bar tempat penulis Prancis seperti Paul Verlaine dan Charles Baudelaire meminum absinth lalu menulis draf pertama mereka.
Kamu dapat menemukan banyak sekali toko buku bekas di kota Tokyo. Di sepanjang jalan melalui Jimbocho Book Town, terdapat lebih dari 160 toko buku bekas yang berjajar.
Kamu bisa mengunjungi Tsutaya Books yang telah memiliki banyak cabang di berbagai kota di seluruh Jepang. Tak hanya buku berbahasa Jepang, Tsutaya Books juga menyediakan banyak buku dalam bahasa Inggris.