9 Warga China Dibunuh di Tambang Emas, Xi Jinping Marah

Umaya Khusniah
Presiden Xi Jinping menyerukan agar otoritas Republik Afrika Tengah menghukum berat para pembunuh sembilan warga negara China. (Foto: Reuters)

BEIJING, iNews.id - Presiden Xi Jinping menyerukan agar otoritas Republik Afrika Tengah menghukum berat para pembunuh sembilan warga negara China. Dia juga meminta agar korban luka mendapat penanganan yang terbaik. 

Pernyataan presiden disampaikan oleh seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri China yang tidak disebutkan namanya dalam sebuah pernyataan pada Senin (20/3/2023). 

"Presiden telah memberikan instruksi penting, menuntut upaya habis-habisan untuk merawat yang terluka, menangani efeknya tepat waktu, menghukum pelaku dengan berat sesuai hukum yang berlaku dan memastikan keselamatan warga China," katanya. 

Kementerian Luar Negeri China juga menambahkan, tingkat risiko keamanan di Republik Afrika Tengah, selain ibu kota adalah merah atau sangat tinggi. Pihaknya mengatakan akan bekerja dengan pemerintah dan membimbing kedutaan dan konsulat China untuk mengambil langkah-langkah efektif lebih lanjut untuk sepenuhnya melindungi warga dan perusahaan China di Afrika.

Sementara itu, Kedutaan Besar China di Republik Afrika Tengah mendesak warganya untuk menghindari bepergian ke luar ibu kota Bangui. Ini terjadi setelah insiden tewasnya sembilan warga negara China dalam serangan militan di sebuah tambang emas di luar kota.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
23 jam lalu

Bela Iran, China Kecam Perang Ekonomi AS: Tak Menyelesaikan Masalah

1 hari lalu

Berburu Hewan yang Dilindungi di Papua, Pasutri asal China Diusir dari Indonesia

2 hari lalu

Menhan Sjafrie Undang Militer China Ikut Latihan Bersama Heping Garuda

2 hari lalu

Menhan China Dong Jun Kunjungi Menhan Sjafrie, Disambut Upacara Kenegaraan

2 hari lalu

Kecelakaan Maut di Tol Jagorawi Dini Hari Tadi, 2 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal