Pemprov Jakarta bakal Tata Tanah Abang, Pramono Pastikan Tak Gusur Warga
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi Jakarta bersiap menata ulang kawasan padat penduduk di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat. Langkah pembenahan ini mencakup tiga area utama, yakni Kebon Melati, Kebon Kacang dan Kampung Bali.
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, penataan ini menjadi prioritas mengingat kawasan tersebut hampir 60 tahun belum tertangani secara optimal, meski letaknya sangat strategis di pusat kota. Dia menegaskan, proses perbaikan ini mengusung pendekatan inklusif tanpa melakukan penggusuran terhadap warga lokal.
"Tidak jauh dari istana, tidak jauh dari Balai Kota, tidak jauh dari Bundaran HI. Tetapi salah satu tempat yang paling kumuh adalah di tempat itu," ujar Pramono di Jakarta Selatan, dikutip dari keterangan Pemprov Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Pemprov memproyeksikan program penataan pemukiman di Tanah Abang ini dapat menjadi percontohan bagi wilayah-wilayah lain di Jakarta.
"Prinsipnya adalah menata kawasan, kita tidak menggusur masyarakatnya, tetapi melakukan perbaikan dan ini akan menjadi role model pembenahan Jakarta di kemudian hari," kata Pramono.
Eksekusi penataan kawasan padat ini akan dikomandoi Dinas Sumber Daya Air (SDA) bersama Dinas Sosial Provinsi Jakarta. Mengenai pembiayaan, Pemprov telah menyiapkan skema pendanaan fleksibel, baik bersumber dari APBD maupun skema pembiayaan kreatif seperti Kewajiban Pelampauan Nilai Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan Corporate Social Responsibility (CSR).
Melalui penataan menyeluruh ini, Pramono optimistis kualitas lingkungan serta estetika kota Jakarta akan meningkat secara signifikan.
Editor: Reza Fajri