Abaikan Seruan AS, Azerbaijan Akan Terus Perangi Armenia di Karabakh sampai Musuh Menyerah

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev. (Foto: Reuters)

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, juga menyerukan para pihak untuk menyudahi pertempuran. Sementara Uni Eropa, Prancis, dan Jerman mengutuk tindakan militer Azerbaijan.

Armenia menguasai sebagian besar wilayah Nagorno-Karabakh dalam perang yang terjadi ketika Uni Soviet runtuh pada dekade 1990-an. Azerbaijan kemudian berhasil mengambil kembali sebagian besar wilayahnya dalam perang yang berlangsung selama enam minggu pada 2020. Konflik kala itu berakhir dengan gencatan senjata yang ditengahi Rusia.

Masih belum jelas apakah operasi militer Azerbaijan kali ini akan memicu konflik skala penuh yang berlarut-larut di Armenia. Akan tetapi, pertempuran di Karabakh dapat mengubah keseimbangan geopolitik di Kaukasus Selatan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
9 hari lalu

Viral Wanita 63 Tahun Melahirkan, Prosedur IVF dan Terapi Hormon Kompleks Rahasianya!

14 hari lalu

Pemuda Asal Sulsel Tewas Dibunuh di Armenia, 6 WNI Ditangkap

2 bulan lalu

Dokumen Rahasia AS Ungkap Jet-Jet Tempur Rusia Kejar Pesawat UFO

4 bulan lalu

Eliano Reijnders Diincar Klub Azerbaijan, Persib Terancam Kehilangan Pemain Serba Bisa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal