Acuhkan Biden, Netanyahu Sebut Tak Ada Gencatan Senjata Permanen Sebelum Hamas Dihancurkan

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu menegaskan tak ada gencatan senjata permanen di Jalur Gaza sampai Hamas dilenyapkan (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan tak ada gencatan senjata permanen di Jalur Gaza sampai Hamas dilenyapkan. Pernyataan Netanyahu yang disampaikan pada Sabtu (1/6/2024) itu menimbulkan keraguan tercapainya proposal gencatan senjata tiga fase yang diusulkan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

Netanyahu mengatakan, setiap usulan bahwa Israel akan menyetujui gencatan senjata permanen tak kan bisa dimulai sebelum kemampuan militer dan pemerintahan Hamas dihancurkan.

Anehnya, Biden saat menyampaikan proposal gencatan senjata tiga tahap pada Jumat kemarin, menyebut Israel mengusulkan kesepakatan melibatkan gencatan senjata selama 6 pekan disertai penarikan pasukan di daerah berpenduduk serta pertukaran beberapa sandera dengan tahanan Palestina.

Di saat yang sama, kedua pihak bertikai bisa merundingkan upaya untuk mengakhiri permusukan secara permanen.

Hamas menyambut positif proposal gencatan senjata dari Biden. Kelompok perlawanan yang berkuasa di Gaza itu siap untuk terlibat dalam perundingan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Prabowo Putuskan Gabung Board of Peace, Menag Ingat Perjanjian yang Diteken Rasulullah

Nasional
14 jam lalu

DPR Buka Suara usai RI Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Nasional
20 jam lalu

JK Respons Dewan Perdamaian Bentukan Trump: Terpenting Hentikan Perang di Gaza

Internasional
22 jam lalu

Setelah Iran, Giliran Israel dan AS Gelar Latihan Perang di Laut Merah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal