Korban jiwa terbaru ini terjadi ketika pejabat Lebanon dan Israel mengadakan putaran keempat pembicaraan yang disponsori AS di Washington bertujuan untuk menjaga gencatan senjata dan mengatasi masalah keamanan yang belum terselesaikan.
Israel melancarkan serangan udara dan darat hampir setiap hari di Lebanon meski gencatan senjata berlaku pada 17 April yang kemudian diperpanjang oleh Trump hingga awal Juli.
Data Kementerian Kesehatan Lebanon mengungkap, serangan Israel sejak 2 Maret telah menewaskan 3.468 orang dan melukai 10.577 lainnya.