Acuhkan Trump, Kongres AS Larang Penjualan Senjata ke Arab Saudi

Nathania Riris Michico
Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman dan Presiden AS Donald Trump. (FOTO: AFP)

Perang Yaman, menurut PBB, memicu krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

"Ketika kita melihat apa yang terjadi di Yaman, sangat penting bagi Amerika Serikat untuk mengambil sikap," kata ketua Komite Urusan Luar Negeri DPR AS, Eliot Engel, seperti dikutip AFP, Kamis (18/7/2019).

Veteran Demokrat itu setuju bahwa ancaman dari Houthi yang didukung Iran adalah nyata.

"Namun itu tidak berarti kita harus melihat ke arah lain dalam menghadapi kekerasan dan pembantaian warga sipil."

Pemerintahan Trump mengambil langkah esktrem dengan mengabaikan Kongres untuk menyetujui penjualan senjata pada Mei. Saat ini pemerintahan AS menyatakan Iran sebagai "ancaman mendasar" bagi stabilitas Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan pemerintah menanggapi keadaan darurat yang disebabkan oleh musuh bebuyutan, Iran, yang mendukung pemberontak Houthi di Yaman.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Bentuk Gugus Tugas AI Pasukan Super Intelligence

2 hari lalu

Trump Klaim Harga Minyak Sudah Turun Setelah Perang: Lebih Murah daripada Masa Joe Biden

2 hari lalu

Negara-Negara G7 Sepakat Lepas 100 Juta Barel Minyak dan Solar untuk Redam Harga

2 hari lalu

Terungkap! Pilot Flydubai Ingin Bajak lalu Tabrakkan Pesawat di Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal