MADRID, iNews.id - Desa hantu semakin bertambah di Spanyol. Daerah perdesaan maupun di pegunungan ditinggal warganya untuk pindah atau mencari pengidupan lebih baik di kota.
Elvira Fafian, pendiri Aldeas Abandonadas, agen properti yang membantu penjualan rumah di perdesaan, mengatakan, saat ini ada sekitar 1.500 desa di Spanyol yang ditelantarkan warganya.
Menurut dia, sejak dewan pemerintah daerah mengharuskan warga untuk merawat rumah mereka, jumlah penduduk yang hengkang terus bertambah. Mereka tak sanggup jika harus merenovasi rumah yang sudah hancur.
"Fenomena desa hantu cenderung tumbuh," katanya, dikutip dari Bloomberg, Jumat (29/3/2019).
Perpindahan warga desa ke kota menjadi tren di sebagian besar negara Eropa dan Spanyol merupakan juaranya. Sekitar 53 persen wilayah Spanyol kini kekurangan populasi, yakni kurang dari 12,5 jiwa per kilometer persegi. Ini merupakan yang terburuk di Eropa barat.