Afrika Selatan Jadi Tuan Rumah Latihan Militer Bersama Rusia dan China

Umaya Khusniah
Afrika Selatan segera menggelar latihan militer bersama dengan Rusia dan China. (Foto: Reuters)

Sementara itu, seorang pejabat Afrika Selatan yang menolak menyebut nama mengatakan, Lavrov juga akan mengunjungi Eswatini, Botswana, dan Angola setelah pertemuan ini.

Afrika Selatan merupakan salah satu sekutu terpenting Rusia di benua yang terbagi atas invasi dan upaya Barat untuk mengisolasi Moskow karena tindakan militernya. Namun beberapa partai oposisi dan komunitas kecil Ukraina di Afrika Selatan mengatakan, menjamu Lavrov diartikan tidak sensitif.

Negara ini menekankan bahwa pemerintah tidak memihak pada konflik Ukraina. Negara juga tidak memberikan suara pada resolusi PBB tentang perang.

Pemerintah Presiden Cyril Ramaphosa telah menyatakan keinginannya sebagai pihak yang netral untuk menengahi konflik Ukraina. Pandor menekankan, meskipun Afrika Selatan awalnya meminta Rusia untuk mundur dari Ukraina secara sepihak, namun hal itu kini tidak lagi ditekankan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
15 jam lalu

Polri dan Polisi China Saling Tukar Buronan: 3 WN China Diserahkan, 1 WNI Dibawa Pulang

3 hari lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

5 hari lalu

Kebakaran Pabrik Sepatu China Tewaskan 28 Pekerja, Presiden Xi Jinping Murka

5 hari lalu

Ngeri! Kebakaran Pabrik Sepatu, Puluhan Pekerja Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal