Afsel Jawab Tudingan Trump soal Perampasan Lahan Pertanian Kulit Putih

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

JOHANNESBURG, iNews.id - Pemerintah Afrika Selatan (Afsel) merespons pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal tuduhan penyitaan lahan pertanian serta pembunuhan para petani.

Sebelumnya Trump, melalui Twitter, meminta Menteri Luar Negeri Mike pompeo untuk mempelajari secara mendalam situasi di Afsel.

Cuitan itu disampaikan menyikapi laporan Fox News mengenai rencana pemerintah Afsel untuk mengamandemen undang-undang sehingga bisa mempercepat pengambilalihan lahan tanpa kompensasi. Tujuannya untuk menyeimbangkan jumlah antara pemilik lahan kulit hitam dan kulit putih.

"Pemerintah Afsel saat ini menyita lahan dari petani kulit putih," kata Trump, ditautkan dengan acara Fox News yang dibawakan Tucker Carlson.

Pernyataan itu dibantah oleh Pemerintah Afsel juga melalui akun Twitter.

"Afsel dengan tegas menolak anggapan sempit yang berusaha untuk memecah bangsa kita dan mengingatkan kembali tentang masa lalu penjajahan," bunyi pernyataan, dikutip dari AFP, Kamis (23/8/2018).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
4 jam lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
5 jam lalu

Trump Dukung PM Jepang Takaichi Jelang Pemilu: Pemimpin yang Teguh!

Internasional
8 jam lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal