JOHANNESBURG, iNews.id - Pemerintah Afrika Selatan (Afsel) merespons pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal tuduhan penyitaan lahan pertanian serta pembunuhan para petani.
Sebelumnya Trump, melalui Twitter, meminta Menteri Luar Negeri Mike pompeo untuk mempelajari secara mendalam situasi di Afsel.
Cuitan itu disampaikan menyikapi laporan Fox News mengenai rencana pemerintah Afsel untuk mengamandemen undang-undang sehingga bisa mempercepat pengambilalihan lahan tanpa kompensasi. Tujuannya untuk menyeimbangkan jumlah antara pemilik lahan kulit hitam dan kulit putih.
"Pemerintah Afsel saat ini menyita lahan dari petani kulit putih," kata Trump, ditautkan dengan acara Fox News yang dibawakan Tucker Carlson.
Pernyataan itu dibantah oleh Pemerintah Afsel juga melalui akun Twitter.
"Afsel dengan tegas menolak anggapan sempit yang berusaha untuk memecah bangsa kita dan mengingatkan kembali tentang masa lalu penjajahan," bunyi pernyataan, dikutip dari AFP, Kamis (23/8/2018).