Aksi Bakar Kitab Suci Yahudi di Swedia Batal, Ini Kata Penyelenggara

Ahmad Islamy Jamil
Polisi Swedia mengamankan sejumlah orang yang bereaksi atas aksi pembakaran Alquran di dekat masjid utama Kota Stockholm, 28 Juni lalu. (Foto: Reuters)

Sebelumnya, pada Jumat (14/7/2023), polisi Swedia memberikan izin kepada aktivis lokal untuk membakar salinan Torah dan Bibel (kitab suci Nasrani) di depan Kedutaan Israel di Stockholm. Aksi tersebut seyogianya berlangsung pada Sabtu (15/7/2023).

Presiden Israel, Isaac Herzog, dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu adalah salah satu dari beberapa perwakilan Israel dan organisasi Yahudi yang langsung mengutuk keputusan tersebut.

Pada Januari lalu, ekstremis sayap kanan Swedia-Denmark bernama Rasmus Paludan membakar Alquran di depan Kedutaan Turki di Stockholm. Sementara pada 28 Juni lalu, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1444 H, seorang pengungsi Irak di Swedia membakar beberapa halaman salinan Alquran di depan masjid terbesar di Stockholm. 

Kedua peristiwa tersebut memicu serangkaian kecaman di dunia Islam.

Meskipun polisi Swedia menunjukkan bahwa izin untuk berdemonstrasi bukanlah otorisasi resmi untuk membakar kitab suci, tidak ada hukum yang melarang aksi semacam itu di negara tersebut. Akan tetapi, polisi bisa saja menolak demonstrasi jika membahayakan keamanan atau menimbulkan tindakan atau kata-kata yang menghasut kebencian rasial.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 hari lalu

Presiden Mahmoud Abbas: Israel Rampas Tanah Palestina, Rusak Solusi Dua Negara

3 hari lalu

Momen Delegasi RI Walk out saat PM Israel Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

3 hari lalu

Viral Pemain Israel Diusir Wasit dari Lapangan usai Selebrasi Menembak

4 hari lalu

Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB, Puluhan Delegasi Walk out sambil Mengejek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal