Aksi Protes Bela Maduro dan Pemimpin Oposisi Bergemuruh di Venezuela

Nathania Riris Michico
Para pengunjuk rasa anti-pemerintah berdemonstrasi menuntut pengunduran diri Presiden Nicolas Maduro, di Caracas, Venezuela, 2 Februari 2019. (Foto: AP)

Maduro berpidato di hadapan massa –pertama kalinya tampil dalam sebuah rapat umum sejak 4 Agustus.

Maduro menyerukan diadakannya pemilihan parlemen baru lebih awal dari rencana, menegaskan lagi bahwa dia adalah presiden yang sah.

"Saya sangat malu melihat sekelompok pelaku kudeta oposisi," kata dia, seperti dilaporkan Associated Press, Minggu (3/2/2019).

Sementara itu, Jenderal Francisco Yanez yang telah membelot, menyerukan para anggota militer lain untuk membelot. Para petinggi militer membantu Maduro tetap berkuasa dalam beberapa tahun ini dengan memenjarakan para aktivis dan menekan para demonstran.

Masih belum jelas seberapa besar dukungan militer bagi Guaido.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa Venezuela Melonjak Jadi 1.430 Orang, Hampir 70.000 Lainnya Hilang

57 tahun lalu

Update Korban Gempa Venezuela: 920 Orang Tewas, 3.360 Luka

57 tahun lalu

Update Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 188 Orang, 1.500 Lainnya Luka

57 tahun lalu

Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal