Aksi Tentara Minum Darah Kobra dalam Latihan Perang di Thailand Dikecam Aktivis Satwa

Anton Suhartono
Aktivis hak-hak satwa mendesak latihan perang dengan memakan satwa liar dihentikan untuk menghindari pandemi di masa mendatang (Foto: EPA)

"Pengiriman personel militer ke Thailand untuk meminum darah ular yang dipenggal merupakan absurd yang bisa memicu pandemi berikutnya. Penggunaan hewan hidup selama Cobra Gold menimbulkan risiko penyebaran penyakit zoonosis mirip dengan Covid-19, membahayakan pasukan dan masyarakat luas," bunyi pernyataan, dikutip dari The Sun, Selasa (23/2/2021).

Virus corona baru atau SARS-CoV-2 diketahui berasal dari kelelawar dan pertama kali ditularkan ke manusia melalui kontak dengan inang hewan perantara.

PETA menggarisbawahi temuan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS bahwa sekitar 75 persen penyakit menular muncul belakangan ini bermula dari hewan.

Para ilmuwan memperkirakan manusian akan menghadapi keadaan darurat kesehatan atau pandemi setiap 5 tahun yang kemungkinan disebabkan oleh penyakit zoonosis, yakni infeksi berpindah dari hewan ke manusia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Iran Beri Waktu AS 1 Bulan untuk Akhiri Blokade Selat Hormuz

Internasional
10 jam lalu

AS Akan Evakuasi Kapal-Kapal Terjebak di Selat Hormuz Hari Ini

Internasional
18 jam lalu

Trump Ancam Ambil Alih Kuba: Presiden Diaz-Canel: Rakyat Akan Melawan!

Internasional
23 jam lalu

AS Sepakat Jual Senjata Senilai Rp149 Triliun ke Sekutu di Timur Tengah

Internasional
2 hari lalu

Trump Umumkan Perang Lawan Iran Berakhir, USS Gerald R Ford Ditarik dari Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal