Aktivis Global Sumud Flotilla yang Ditangkap Israel Mulai Mogok Makan

Anton Suhartono
Beberapa aktivis misi kemanusiaan Gaza Global Sumud Flotilla (GSF) yang ditangkap pasukan Israel melakukan aksi mogok makan di tahanan (Foto: GSF via AP)

Flotilla Belgium menyatakan, Alexis Deswaef, wakil presiden Federasi Internasional untuk Hak Asasi Manusia (FIDH) serta Latifa Gharbaoui, aktivis yang berbasis di Brussel, juga telah memulai aksi mogok makan setelah ditangkap pasukan Israel.

Deswaef dan Gharbaoui termasuk di antara tujuh warga Belgia yang ikut serta dalam armada kemanusiaan GSF.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Belgia menyatakan pihaknya memantau perkembangan situasi secara saksama. 

"Duta Besar kami bertemu langsung dengan para peserta armada Belgia, khususnya untuk memastikan keselamatan dan kesehatan mereka. Otoritas Israel akan mendeportasi mereka," bunyi pernyataan.

Angkatan Laut Israel menyerbu 40 lebih kapal GSF pada Rabu hingga Jumat pekan lalu. Mereka menangkap lebih dari 500 aktivis dari sekitar 50 negara. Dari jumlah itu aktivis yang sudah dibebaskan hingga Senin (6/10/2025) sebanyak 341 orang dari total 470 lebih.

GSF memulai pelayaran menuju Gaza sejak Agustus lalu untuk menembus blokade Israel. Mereka membawa bantuan kemanusiaan, yakni makanan, air bersih, dan peralatan medis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: Israel Tak Akan Luput dari Pembalasan

57 tahun lalu

Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional

57 tahun lalu

Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal