Akui Dataran Tinggi Golan Milik Israel, AS Bakal Makin Dikucilkan

Anton Suhartono
Antara
Walid Al Moallem (Foto: AFP)

Sikap ini, lanjut dia, juga semakin menunjukkan kesewenang-wenangan AS atas wilayah pendudukan Israel. Ini bukan kali pertama AS memberikan pengakua sepihak. Pada Desember 2017, AS menyebut Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Apa yang dilakukan pemerintahan AS ini justru semakin membuat situasi di Timur Tengah tak stabil.

"Dia dan pemerintahnya telah membuktikan mereka adalah penyebab ketidakstabilan dan faktor hegemoni atas masyarakat internasional. Dia telah memulai dengan Al-Quds (Jerusalem), tapi di sini mengenai Dataran Tinggi Golan. Dia tak bisa melakukan apa-apa, sebab tanah itu adalah miliki rakyatnya," katanya.

Suriah menekankan penolakan tegas terhadap keputusan Donald Trump yang mengakui pencaplokan Dataran Tinggi Golan dan mengatakan tindakan tersebut merupakan penghinaan tingkat paling tinggi terhadap keabsahan internasional.

Seperti diketahui, Trump menandatangani dekrit yang mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan pada Senin malam (WIB). Golan merupakan wilayah Suriah yang diduduki Israel sejak 1967.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Uni Emirat Akhirnya Akui Netanyahu Temui Presiden Sheikh MBZ di Abu Dhabi, Ini yang Dibahas

1 hari lalu

Trump Ubah Selat Hormuz Gunakan Namanya setelah Tolak Proposal Iran

1 hari lalu

Trump Melunak! AS Siap Ringankan Sanksi Iran, asal...

2 hari lalu

Netanyahu Diam-Diam Berkunjung ke Uni Emirat Arab Bertemu MBZ, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal