Alain Cocq, Pria Prancis yang Berencana Siarkan Langsung Kematiannya Akhiri Mogok Makan

Anton Suhartono
Alain Cocq akhiri mogok makan dan menjalani perawatan di rumah sakit (Foto: AFP)

Presiden asosiasi hak untuk meninggal ADMD Jean Luc Romero mengatakan, Cocq tak mampu menahan penderitaan yang meningkat setelah pengobatan dihentikan terkait mogok.

Cocq mengalami kondisi langka di mana dinding arterinya saling menempel. Serangkaian operasi sudah dijalani selama beberapa tahun terakhir, namun tak juga sembuh. Dia terpaksa menghabiskan waktu di tempat tidur dan menahan sakit.

Pengacara Cocq Francois Lambert mengatakan, kliennya menulis di surat wasiat, meskipun meminta rawat inap bukan berarti dia ingin hidup.

Kliennya berharap dokter memberikan obat penenang dengan dosis tinggi demi meringankan kondisinya di saat-saat terakhir.

"Tapi rumah sakit tidak memberinya obat penenang yang dalam. Kondisi mentalnya berubah," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Demo Besar-besaran Pelajar di Prancis Ricuh, 1.900 Orang Ditangkap

2 hari lalu

Eksekusi Mati Gagal, Napi Pembunuhan di AS Christa Pike Kritis usai 2 Kali Disuntik

9 hari lalu

Mark Zuckerberg Jadi Orang Terkaya ke-5 di Dunia, Kekayaannya Tembus Rp4.599 Triliun

10 hari lalu

Presiden Macron Ungkap Kondisi Dunia saat Ini: Seperti Kembali ke Hukum Rimba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal