Alasan Angela Merkel Tak Akan Maju Lagi sebagai Kanselir Jerman

Nathania Riris Michico
Kanselir Jerman Angela Merkel. (Foto: AFP)

"Tidak ada yang tahu."

Namun dia melihat hal itu sebagai tanda-tanda perubahan zaman dan indikasi perubahan demokrasi.

"Sistem demokrasi Barat, aturan hukum dan parlementerisme, sekarang berada di bawah tekanan," kata Schauble, merujuk pada kasus Inggris dan Brexit.

"Lihatlah apa yang terjadi di Inggris, asalnya parlementerisme modern. Keputusan paling penting abad ini dari Westminster ternyata sebuah referendum untuk keluar dari Uni Eropa. Gila," tuturnya.

Menurut Schauble, di seluruh Eropa saat ini terjadi perubahan besar, bahkan "perubahan tektonik" dalam tradisi demokrasi, terutama dengan munculnya "teknologi baru" yang merupakan guncangan bagi prosedur dan mekanisme komunikasi tradisional.

Namun, dia memuji masa kepemimpinan Merkel dan menyebutnya sebagai pemimpin Jerman yang luar biasa sukses.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Jebol Tembok Beton, Perampok Bobol Bank di Jerman Gasak Rp587 Miliar

Internasional
19 hari lalu

Penembakan Komunitas Yahudi di Australia, Kepolisian Jerman Perketat Penjagaan

Nasional
1 bulan lalu

Wapres Gibran Bertemu Wakil Kanselir Jerman di Sela KTT G20, Bahas Penguatan Kerja Sama

Internasional
3 bulan lalu

Ngerinya Sanksi Snapback PBB, Iran Terancam Isolasi Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal