Dia menegaskan pengusiran tersebut dilakukan atas perintah Menlu AS Marco Rubio sebagai bentuk sikap tegas Washington terhadap delegasi Iran.
Tindakan tersebut dilakukan setelah para pejabat AS dan Iran sebelumnya bertemu pada pekan lalu di sela-sela Sidang Umum PBB di Markas Besar PBB, New York.
Pertemuan itu berlangsung ketika hubungan Washington dan Teheran masih tegang setelah perang AS-Israel melawan Iran serta kebuntuan mengenai program nuklir dan Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya menolak proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dengan sejumlah persyaratan. Meski demikian, Trump menyatakan berharap pembicaraan antara kedua negara dapat kembali dilanjutkan dalam beberapa hari mendatang.
Namun, harapan tersebut belum mendapat kepastian dari Teheran. Kantor berita Iran IRNA melaporkan pemerintah Iran tidak menjadwalkan pembicaraan langsung dengan AS.