Alasan Netanyahu Nominasikan Trump Raih Nobel Perdamaian, Singgung Perjanjian Abraham

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu menominasikan Donald Trump untuk menerima Hadiah Nobel Perdamaian 2025 (Foto: AP)

Trump, yang tampak terkejut dan tersentuh, menerima surat tersebut dengan rasa terima kasih. Ia mengaku belum mengetahui tentang pencalonan itu sebelumnya.

Perjanjian Abraham sendiri menjadi salah satu pencapaian diplomatik paling signifikan dalam masa kepemimpinan Trump. Kesepakatan itu dipuji oleh sebagian kalangan sebagai langkah penting menuju stabilitas regional, meskipun juga menuai kritik dari pihak-pihak yang menilai perdamaian sejati di kawasan tetap membutuhkan solusi terhadap konflik Israel-Palestina.

Dengan pengajuan resmi dari seorang kepala pemerintahan seperti Netanyahu, peluang Trump untuk masuk daftar nominasi Nobel Perdamaian 2025 kian terbuka. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Komite Nobel di Norwegia yang akan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum mengumumkan penerima penghargaan prestisius tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Iran: Tawaran Damai Trump Hanya Sandiwara untuk Tenangkan Pasar

Internasional
17 jam lalu

Trump Ajak Damai, Iran: Kami Tak Akan Tertipu Lagi!

Internasional
20 jam lalu

Ditarik dari Medan Perang Iran, Kapal Induk AS USS Gerald R Ford Ternyata Banyak Masalah

Internasional
21 jam lalu

Trump Sembunyikan Sosok Calon Potensial Pemimpin Iran Berikutnya, Takut Dibunuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal