Alasan Trump Tambahkan Tarif 10% untuk Negara BRICS, Singgung Dolar

Anton Suhartono
Donald Trump kembali melontarkan pernyataan keras terhadap negara-negara anggota BRICS (Foto: AP)

Trump menegaskan kebijakan tarif ini tidak hanya berlaku bagi anggota BRICS saat ini, tetapi juga negara mana pun yang bergabung di masa mendatang atau mendukung agenda anti-Amerika dari BRICS.

"Negara mana pun yang mendukung kebijakan Anti-Amerika BRICS, akan dikenakan tarif tambahan sebesar 10 persen. Tidak akan ada pengecualian atas kebijakan ini," tegasnya melalui akun Truth Social.

Pernyataan ini dipandang sebagai bagian dari strategi ekonomi Trump untuk menegaskan kembali posisi dominan AS dalam perdagangan global serta mempertahankan supremasi dolar di tengah meningkatnya pengaruh negara-negara berkembang yang tergabung dalam BRICS.

Kebijakan ini menuai reaksi beragam di kalangan ekonom dan mitra dagang AS. Beberapa menyebutnya sebagai langkah proteksionis ekstrem, sementara pendukung Trump menganggapnya sebagai upaya tegas untuk menjaga kepentingan nasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Netanyahu Blak-blakan: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel

2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Makin Mendidih, Brent Sentuh Level Tertinggi dalam 6 Bulan

2 hari lalu

Panglima Angkatan Darat Iran Perintahkan Tentara Siaga Tinggi, Ada Apa?

3 hari lalu

Kisah Inspiratif Ginalia Sudirman, Chef Indonesia Sukses di Dapur Amerika Serikat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal