Amerika Sebut Mobil China seperti Kanker Usulkan Larangan Permanen, Takut Bersaing?

Dani M Dahwilani
Senator Amerika menyebut produk otomotif China seperti “kanker” yang harus dicegah masuk ke pasar Negeri Paman Sam. (Foto: Dok)

JAKARTA, iNews.id – Wacana pelarangan mobil asal China di Amerika Serikat kembali memanas setelah Senator Partai Republik, Bernie Moreno, melontarkan pernyataan keras. Dia menyebut produk otomotif China seperti “kanker” yang harus dicegah masuk ke pasar Negeri Paman Sam.

Moreno mengungkapkan rencananya untuk memperkenalkan undang-undang baru bulan depan. Aturan ini bertujuan memperketat pembatasan, tidak hanya pada impor mobil, tetapi juga perangkat lunak hingga kerja sama dengan perusahaan China.

Dia menyampaikan pernyataan kontroversial tersebut menjelang New York International Auto Show. Dalam pidatonya, dia membandingkan kebijakan tersebut dengan larangan terhadap perusahaan teknologi China.

“Kami tidak mengizinkan Huawei masuk ke infrastruktur telekomunikasi kami,” kata Moreno. 

“Kami tidak akan mengizinkan produsen mobil Tiongkok masuk ke pasar ini. Kami akan mencegah kanker masuk ke pasar kami, dan kami akan membutuhkan negara-negara lain untuk melakukan kemoterapi,” katanya.

Dorong Larangan Total

Langkah Moreno dinilai jauh lebih agresif dibanding kebijakan yang sudah diterapkan sebelumnya oleh pemerintahan Joe Biden. Saat itu, pembatasan diberlakukan karena kekhawatiran kendaraan China dapat mengumpulkan data sensitif pengguna.

Kini, Moreno ingin menutup semua celah, termasuk melarang integrasi perangkat lunak hingga usaha patungan dengan pihak China. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Iran Desak Negara-Negara Arab Usir Pasukan AS dari Pangkalan Timur Tengah

Internasional
10 jam lalu

Iran Gempur Israel Habis-habisan, Pabrik hingga Apartemen di Beberapa Kota Terbakar

Internasional
10 jam lalu

Diam-Diam AS Usir Wakil Duta Besar Iran untuk PBB, Kenapa?

Internasional
10 jam lalu

Iran Tolak Mentah-Mentah Permintaan Gencatan Senjata AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal