Amerika Tuding Turki Terlibat Penggunaan Tentara Anak di Suriah dan Libya

Ahmad Islamy Jamil
Anak-anak Suriah sangat menderita di tengah konflik yang melanda negeri mereka selama bertahun-tahun (Ilustrasi). (Foto: Ist.)

“Terkait dengan Turki khususnya, ini adalah pertama kalinya seorang anggota NATO masuk dalam daftar tindakan pencegahan tentara anak,” kata pejabat Deplu AS itu. 

“Sebagai pemimpin regional dan anggota NATO yang disegani, Turki memiliki kesempatan untuk mengatasi masalah ini, perekrutan dan penggunaan tentara anak di Suriah dan Libya,” ujarnya.

Turki telah menggelar tiga operasi lintas perbatasan di Suriah untuk melawan ISIS dan kelompok milisi Kurdi yang didukung AS. Dalam operasi tersebut, Ankara kerap menggunakan faksi pejuang bersenjata Suriah untuk menyokong pasukan Turki.

PBB dan kelompok HAM menuding beberapa dari kelompok itu menyerang warga sipil dan melakukan penculikan dan penjarahan tanpa pandang bulu. PBB pun telah meminta Turki untuk mengendalikan kelompok pemberontak Suriah itu. 

Namun, Turki menolak tuduhan itu. Ankara menyebut semua tudingan PBB dan kelompok HAM tersebut tidak memliki dasar.

Selain di Suriah, Turki juga terlibat dalam konflik Libya. Dukungan Ankara telah membantu pemerintah yang berbasis di Tripoli membalikkan serangan 14 bulan dari pasukan timur yang didukung oleh Mesir dan Rusia.

Negara yang masuk dalam daftar TIP Deplu AS biasanya bakal dikenakan sanksi, termasuk pembatasan bantuan keamanan tertentu dan izin komersial peralatan militer. Akan tetapi, masih belum jelas apakah sanksi itu secara otomatis bakal berlaku untuk Turki.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

2 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

2 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

2 hari lalu

California Resmi Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Hari Libur Negara Bagian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal