TEL AVIV, iNews.id - Seorang pelajar Israel tewas dan 19 rekannya luka terkena amunisi yang tiba-tiba meledak. Para korban sedang melakukan trekking di wilayah dekat perbatasan Lebanon saat peristiwa terjadi, Senin (12/10/2026) sore.
Kejadian itu memicu respons darurat skala besar melibatkan ambulans, helikopter penyelamat, dan tim penjinak bom Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Berdasarkan pemeriksaan awal militer Zionis, ledakan disebabkan amunisi kelompok Hizbullah yang jatuh di lokasi tersebut, namun tidak meledak. Belum jelas kapan proyektil itu ditembakkan.
Gambar yang dirilis IDF menunjukkan sebuah helikopter militer mengevakuasi pasien untuk perawatan medis.
Laporan awal mengungkap, proyektil itu ditemukan seorang siswa saat trekking, lalu memasukkannya ke dalam tas., mungkin diduga sebagai mainan yang menarik. Namun benda itu meledak beberapa menit kemudian.