"Jangan meremehkan kemampuan diri sendiri untuk menciptakan perubahan," kata Abdulla dalam keterangan resminya, Selasa (19/5/2026).
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Maldives Iruthisham Adam menilai forum seperti AWMUN penting untuk membangun kemampuan negosiasi dan rasa saling percaya sejak usia muda. Menurutnya, kemampuan untuk berbeda pendapat tanpa saling merendahkan menjadi salah satu keterampilan penting di era keterbukaan informasi saat ini.
Ia juga menekankan bahwa diplomasi modern tidak hanya soal berbicara di forum internasional, tetapi juga kemampuan mendengarkan dengan empati dan membangun komunikasi lintas budaya.
Presiden International Global Network (IGN), Muhammad Fahrizal, mengatakan AWMUN bukan sekadar konferensi, melainkan ruang bagi peserta untuk mengembangkan kepercayaan diri dan kemampuan berpikir kritis di tingkat global.
Selain sesi diskusi dan simulasi diplomasi, para peserta juga mendapatkan pelatihan serta pendampingan yang dirancang untuk memperkuat kemampuan public speaking, negosiasi, hingga penyusunan resolusi internasional.
Forum AWMUN sendiri telah terdaftar di Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Program ini juga dikenal sebagai salah satu ajang Model United Nations yang banyak diikuti pelajar dan mahasiswa di kawasan Asia.