Analis Militer Israel Akui Persenjataan Hamas Sulit Dihancurkan

Anton Suhartono
Setelah serangan udara menghancurkan gedung di Jalur Gaza, Israel mengincar terowongan persenjataan Hamas (Foto: Reuters)

YERUSALEM, iNews.id - Seorang analis militer senior Israel, Ron Ben Yishai, mengakui serangan 11 hari terhadap Jalur Gaza gagal menghancurkan infrastruktur persenjataan para pejuang Palestina, termasuk Hamas.

Target yang dimaksud adalah fasilitas peluncuran roket serta artileri Gaza. Hamas dan Jihad Islam meluncurkan lebih dari 3.000 roket selama 11 hari pertempuran, sebagian luput dari cegatan rudal Tamir sistem pertahanan Iron Dome.

"Tentara Israel mengatur ulang syarat dan aturan serangan di mana konflik di selatan (Gaza) telah berlangsung selama beberapa dekade. Mulai saat ini, bola berada di tangan para pemimpin politik Israel," kata Ben Yishai, dalam tulisannya di surat kabar Israel, Yedioth Ahronoth.

Lebih lanjut dia menegaskan serangan dari Gaza tetap menjadi ancaman bagi Israel di masa depan. 

"Banyak senjata strategis utama organisasi musuh di Gaza masih bisa digunakan yang memungkinkan Hamas dan Jihad (Islam) mengancam Israel," ujarnya, seperti dilaporkan kembali Anadolu, Sabtu (22/5/2021).

Dia yakin Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sadar betul dengan kondisi ini dan mencari cara agar serangan mereka bisa efektif melumpuhkan roket musuh.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Pengadilan Kriminal Internasional Dilaporkan Buru 5 Pejabat dan Tentara Israel terkait Perang Gaza

Internasional
2 jam lalu

Netanyahu Gelar Rapat Kabinet Keamanan, Ancang-Ancang Serang Iran Lagi

Nasional
3 jam lalu

SWSI Kecam Israel Tangkap Jurnalis RI, Desak Pemerintah Gunakan Seluruh Jalur Diplomatik Bebaskan WNI

Buletin
3 jam lalu

Detik-Detik Israel Bajak Kapal Kemanusiaan, 5 WNI Termasuk Jurnalis Indonesia Ditahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal