Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

Anton Suhartono
Iran melontarkan peringatan keras di tengah negosiasi dengan Amerika Serikat mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz (Foto: Kemhan Iran via AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran melontarkan peringatan keras di tengah negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz. Teheran menegaskan, jika Iran tidak dapat menjual minyak, negara-negara lain di kawasan juga tidak akan bisa menjual minyak mereka.

Peringatan tersebut disampaikan kepala negosiator Iran Mohammad Bagher Ghalibaf yang juga menjabat ketua parlemen Iran. 

Dia mengatakan Iran tidak akan menjamin keamanan infrastruktur negara-negara lain jika keamanan negaranya sendiri tidak mendapatkan jaminan.

"Di kawasan, di mana kita tidak bisa menjual minyak, tidak ada orang lain yang bisa menjual minyak; atau jika keamanan kita tidak terjamin, tidak ada infrastruktur yang tetap aman," kata Ghalibaf, seperti disiarkan stasiun televisi pemerintah Iran, dikutip Selasa (29/9/2026).

Pernyataan itu muncul ketika negosiasi AS-Iran masih berlangsung di New York. Isu keamanan Iran dan akses terhadap penjualan minyak menjadi salah satu persoalan yang ikut membayangi pembahasan mengenai Selat Hormuz.

Ghalibaf menegaskan posisi Iran dengan mengaitkan keamanan negaranya dengan keamanan infrastruktur strategis di kawasan Timur Tengah.

Ancaman tersebut sekaligus menyoroti pentingnya Selat Hormuz bagi perdagangan energi. Jalur perairan strategis itu menjadi salah satu titik utama lalu lintas minyak dan energi dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

8 jam lalu

California Resmi Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Hari Libur Negara Bagian

10 jam lalu

Iran Ancam Serang Infrastruktur Negara-Negara Timur Tengah jika Digempur AS Lagi

12 jam lalu

Nah, Trump Bantah Bakal Longgarkan Sanksi untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal