Angelina Jolie: Etnis Rohingya Diperlakukan seperti Sapi di Myanmar

Anton Suhartono
Angelina Jolie menggelar jumpa pers di kamp Kutapalong, Cox's Bazar, Bangladesh (Foto: AFP)

Dia mengatakan, para korban diperlakukan seperti sapi di Myanmar. Dia menggambarkan para pengungsi mengalami trauma luar biasa, apalagi para perempuan yang menjadi korban pemerkosaan.

"Saya bertemu seorang perempuan yang selamat dari pemerkosaan di Myanmar, dia mengatakan kepada saya, 'Anda harus menembak saya di sini sebelum saya diharuskan kembali ke Myanmar'," kata perempuan 43 tahun itu, menuturkan kembali pernyataan pengungsi, dikutip dari Reuters.

"Saya mendesak pemerintah Myanmar untuk menunjukkan komitmen tulus untuk mengakhiri kekerasan, pengusiran, dan memperbaiki kondisi untuk semua komunitas di Negara Bagian Rakhine, termasuk Rohingya," tuturnya, melanjutkan.

Jolie berada di Bangladesh juga untuk menggali informasi mengenai kebutuhan apa saja yang diinginkan para pengungsi serta mendiskusikan upaya yang bisa dilakukan UNHCR untuk mengakhiri krisis kemanusiaan ini.

Untuk itu dia akan bertemu Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina dan Menteri Luar Negeri AK Abdul Momen di ibu kota Dhaka, Rabu (6/2/2019).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 hari lalu

Pertama di AS, Negara Bagian Washington Akui Ramadan dan Idul Fitri

Internasional
14 hari lalu

Singapura Umumkan Puasa Ramadan Mulai Kamis 19 Februari 

Destinasi
23 hari lalu

Muslim Life Fair 2026 Jadi Destinasi Seru Jelang Ramadhan, Ada Kajian dengan Bahasa Isyarat!

Internasional
25 hari lalu

Brutal! Kelompok Bersenjata Tembak Mati Hampir 200 Orang di Nigeria, Sebagian Besar Korban Muslim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal