Anggota Terakhir Suku Pedalaman Amazon Ini Ditemukan Meninggal, Hidup Sendiri Bertahun-tahun

Anton Suhartono
Anggota terakhir salah satu suku di pedalaman hutan Amazon, Brasil, ditemukan meninggal di hammok (Foto: Funai)

Juru Bicara Survival International Sarah Shenker mengatakan kepada surat kabar Inggris, Guardian, setelah sukunya dibantai secara mengerikan dan tanahnya dirampas, pria itu menolak untuk menjalin kontak dengan dunia luar.

“Dia adalah orang terakhir dari sukunya dan satu lagi suku yang punah, bukan menghilang, seperti yang disebutkan beberapa orang, ini bisa lebih disebut dengan proses genosida daripada menghilang,” ujarnya.

Direktur Riset dan Advokasi Survival International Fiona Watson sempat mengunjungi daerah tersebut pada 2004 dengan tim pemantau pemerintah kemudian menulis ringkasan kunjungan tersebut.

"Bayangkan hidup sendiri, dalam suasana penuh keheningan, selalu dalam pelarian, selalu ketakutan, tidak terlihat oleh dunia. Ini adalah kehidupan sehari-hari bagi seorang pria penyendiri di Amazon. Dia satu-satunya yang selamat dari sukunya," demikian laporan Watson.

"Kami tidak tahu siapa dia, nama suku, atau bahasa apa yang digunakan. Anggota sukunya mungkin dibantai oleh peternak sapi yang menyerbu wilayah itu," katanya, menambahkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 jam lalu

Horor! Pesawat Ringan Hantam Daycare Dihuni 180 Anak

23 jam lalu

Kabur ke AS Setelah Kalah Pilpres, Flavio Bolsonaro Deklarasi Pemimpin Brasil yang Baru

1 hari lalu

Kalah dari Lula da Silva, Capres Brasil Flavio Bolsonaro Kabur ke AS untuk Hindari Kasus Korupsi?

1 hari lalu

Kalah Pilpres Brasil, Flavio Bolsonaro Kabur ke AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal