Anomali Sakit Kepala Misterius Staf Kedutaan AS di China Diduga Serangan Gelombang Sonik

Arif Budiwinarto
National Academy of Science (NAS) Amerika Serikat menerbitkan laporan mengenai anomali sakit kepala misterius yang dialami staf kedutaan AS di China dan Kuba. (foto: ist)

Kecanggihan serangan tersebut membuat para pejabat AS mencurigai negara ketiga mungkin terlibat dalam insiden tersebut, tetapi mereka belum dapat mencapai kesimpulan itu.

Pada Agustus 2017, para pejabat memasukkan Rusia di antara daftar negara yang memiliki hubungan permusuhan dengan Amerika Serikat dan yang diduga oleh penyelidik Amerika mungkin terlibat.

Rusia adalah salah satu dari sedikit negara yang telah menggunakan teknologi gelombang mikro sebelumnya. 

Beberapa penyelidik AS berasumsi ada pejabat intelijen Kuba yang bekerja sama dengan Rusia karena mereka tidak senang dengan perpecahan antara Amerika Serikat dan Kuba. 

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
5 jam lalu

Perang AS-Iran Masuki 6 Bulan, Trump Tak Ingin Terburu-buru Mulai Perundingan Lagi

6 jam lalu

Awas! Nepal Peringatkan Banjir Dahsyat Susulan, Bawa Lumpur dan Puing-Puing 

7 jam lalu

Banjir Nepal, 400 Pekerja PLTA Masih Terjebak di Terowongan Penuh Air dan Lumpur

8 jam lalu

Kim Jong Un Tiba-Tiba Pecat Menhan Korea Utara, Kenapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal