Anwar Ibrahim Sebut Pemerintahan Malaysia saat Ini Takut Disingkirkan

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim (Foto: AFP)

Sejauh ini Anwar mengonsolidasikan kekuatan koalisi Pakatan Harapan yang memiliki 107 dari total 222 kursi di parlemen Dewan Rakyat. Dia menjamin 107 legislator dari tiga partai koalisi tetap loyal.

Malaysia akan mengadakan pemilihan umum paling lambat pada September 2023.

Agenda tunggal sidang parlemen yakni mendengarkan pidato Raja dianggap sebagai upaya membungkam oposisi. Mahathir Mohamad selaku anggota parlemen yang mengajukan mosi tidak percaya, kecewa bukan kepalang.

Dia menyebut Dewan Rakyat telah menodai demokrasi dengan membungkam hak anggotanya untuk menyampaikan pendapat.

Dalam wawancara, Anwar menepis berambisi maju sebagai perdana menteri, menyingkirkan Mahathir yang masih punya keinginan duduk di kursi kepemimpinan.

"Ini bukan tentang masalah pribadi," katanya.

Anwar menunggu lama untuk bisa menduduki posisi nomor 1 di pemerintahan, yakni pada 1990-an dan pada 2018 begitu Pakatan Harapan memenangkan pemilu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Malaysia Tutup Semua Sekolah di Johor

5 hari lalu

Indonesia Diminta Ungkap Nama Perusahaan Malaysia Terlibat Karhutla

7 hari lalu

Balas Sindiran soal Orang Indonesia Cari Kerja, Shireen Sungkar: Kita ke Malaysia Shopping

9 hari lalu

Mahathir Mohamad Masuk Rumah Sakit setelah Istri Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal