Anwar Ibrahim Tolak Permintaan Mahathir Batalkan Undang Trump ke KTT ASEAN, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim menegaskan tidak akan membatalkan undangan kepada Presiden AS Donald Trump untuk menghadiri KTT ASEAN (Foto: AP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Perdana Menteri MalaysiaAnwar Ibrahim menegaskan tidak akan membatalkan undangan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menghadiri KTT ASEAN di Kuala Lumpur pada 26-28 Oktober mendatang.

Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban atas desakan mantan PM Mahathir Mohamad yang meminta Anwar membatalkan undangan tersebut karena sikap pro-Israel Trump.

Mahathir sebelumnya menuding Washington telah menjadi sponsor utama kebrutalan Israel di Jalur Gaza, dengan terus memasok dana, senjata, dan bantuan militer. Dia menilai kehadiran Trump di forum ASEAN akan mencederai solidaritas dunia Islam terhadap Palestina.

Namun, Anwar menolak permintaan Mahathir dengan alasan diplomasi jauh lebih efektif daripada memutuskan komunikasi. Menurut dia, kehadiran Trump justru bisa dimanfaatkan Malaysia dan negara-negara ASEAN untuk menyuarakan keprihatinan mereka secara langsung atas krisis kemanusiaan di Gaza.

“Malaysia telah berterus terang membela Palestina, tapi di saat yang sama kita harus memanfaatkan jalur diplomatik. Kita bebas bersuara karena kita bangsa merdeka, namun juga harus bijak dalam menjalin persahabatan,” ujar Anwar, dikutip dari Bernama, Senin (29/9/2025).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Partai Republik Kalah di Kongres AS, Trump Ancam Veto RUU dari Demokrat

19 jam lalu

Trump Tetap Lanjutkan Perang Iran meski Kongres AS Dikuasai Partai Demokrat

20 jam lalu

Israel Ketar-ketir Partai Demokrat Kuasai Kongres AS, Singgung Bantuan Senjata dan Perang Iran

20 jam lalu

Pemimpin Oposisi Israel Tak Sudi Gabung dengan Netanyahu sekalipun Dibujuk Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal