Reuters melaporkan SIF juga akan menilai risiko dan peluang dari sistem AI canggih serta menentukan peran pemerintah dalam mengelola perkembangan teknologi tersebut. Gugus tugas itu diberi waktu *120 hari untuk menghasilkan laporan komprehensif* mengenai risiko, peluang, dan peran pemerintah AS.
2. Memastikan AS unggul dalam teknologi
SIF juga memiliki misi strategis untuk mempertahankan posisi AS sebagai pemimpin dalam pengembangan teknologi AI.
Mandat tersebut sejalan dengan kebijakan Trump yang mendorong pengembangan teknologi secara cepat dan menghindari regulasi yang dinilai dapat menghambat inovasi. Reuters melaporkan pemerintahan Trump menempatkan persaingan teknologi dengan negara seperti China sebagai salah satu pertimbangan penting.
Trump sebelumnya bahkan mengeluarkan perintah eksekutif yang mengarahkan pemerintah federal menggunakan istilah “Super Intelligence” atau “SI”, menggantikan “Artificial Intelligence” atau “AI” dalam komunikasi dan dokumen resmi sejauh diizinkan hukum.
Dalam perintah tersebut, pemerintah AS juga diminta menyusun definisi federal baru mengenai Super Intelligence dalam waktu 60 hari.