Polisi sempat terkejut karena wajah Sarahat benar-benar berubah.
"Tidak ada wajah asli yang tersisa, pria Korea yang tampan," bunyi pernyataan, dikutip dari The Straits Times.
Meski demikian Sarahat sebelumnya ditangkap tiga kali atas kejahatan serupa, sehingga polisi bisa mengenali perangainya.
Pejabat kepolisian Thailand Thammasutee mengatakan penangkapan Sarahat sangat berarti karena dia pemain utama, terutama untuk Bangkok dan sekitarnya.
"Ini salah satu penyebab utama epidemi MDMA di Bangkok," kata Thammasutee.
Pelaku membeli MDMA dalam jumlah besar menggunakan bitcoin di dark web. Barang haram itu dia jual di Bangkok dan sekitarnya.